Galuh Timur - Pentingnya masyarakat belajar jurnalistik, di era digital sekarang ini menulis sebenarnya sudah menjadi bagian dari rutinitas dan aktifitas masyarakat, baik di sosial media maupun dam berkomunikasi lebih banyak menggunakan tulisan baik di facebook (FB), whasapp (WA), maupun alat komunikasi lain.
Minimnya pengetahuan tentang jurnalistik menjadikan seringkali masayarakat terjebak pada kondisi yang tidak nyaman khususnya terkait pelanggaran undang - undang ITE, yang bisa jadi menjadikan masyarakat berurusan dengan pihak hukum.
Demikian disampaikan Sobali, Kepala Desa Galuh Timur pada pembukaan Pelatihan Jurnalistik di Aula Balai Desa Galuh Timur Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes, Sabtu (7/12/2019).
Ketua BPD Desa Galuh Timur, Siswoyo mengatakan, Pelatihan Junalistik ini dilaksanakan dengan harapan akan menumbuhkan minat masyarakat khususnya pemuda dalam hal ini karang taruna galuh timur, untuk menulis dengan benar sesuai kaidah yang berlaku terkait jurnalistik.
" Peran jurnalis warga menjadi sangat penting bagi kami dan pemerintah desa untuk menyuarakan suara masyarakat galuh timur ke dunia luar, baik ditingkat kecamatan, kabupaten maupun nasional terkait bagaimana perkembangan pembangunan dan informasi lain yang perlu diketahui masyarakat luas " katanya.
Sementara senada dengan Siswoyo, Bahrul Ulum SE M.Si membenarkan bahwa sejatinya masyarakat khususnya pemuda merupakan aset besar bagi desa dan perlunya wadah yang tepat dan pembinaan, bimbingan untuk menjadi penulis - penulis yang tidak hanya pinter nulis status saja, tapi menjadi produk jurnalistik yang berbobot dan memiliki dampak positif baik bagi dirinya, desa maupun masyarakat secara luas.
" Pelatihan ini bukan hanya sekedar pelatihan terus bubar, tapi akan dibimbing dan kita bina selama 6 bulan sampai benar - benar peserta menjadi seorang jurnalis warga yang memiliki peran besar " tegasnya. ( Azam )








0 Kometar:
Posting Komentar